Alhamdulillah. Alhamdulillah.

Judul postingan ini adalah curahan hati, tiap kali hati gw ada di pertigaan jalan tersebut. Pernahkah kawan surawan melintasi pertigaan tersebut ?

Keinginan kadang kerasa menggebu ketika kita melihat sesuatu yang dimiliki orang lain, dan kita ingin untuk mendapatkan sesuatu tersebut, untuk motif2 nikmat yang berkembang di sekitar pikiran kita.

Namun begitu, kadang kita juga acuh terhadap keinginan2 itu, karena kita lebih suka ngerjain apa yang kita sukain.

Terlepas dari itu semua, apakah yang kita lakukan sudah benar ? apakah ini trek yg kita idam2kan buat hidup?

Apa dengan memporsir diri untuk sekedar keinginan, biar sama kayak orang lain, biar dihargai kayak orang lain, kita ngejalanin apa yg bener bagi hidup?

Apa dg terus menerus melakukan hal2 yang kita senangi, tanpa melakukan apa yg kita wajibi, masalah hidup beres ?

Hal terbenar di hidup, adalah ngejalanin kewajiban.

Baru tau, ternyata kalau di perempatan itu ga boleh belok kiri langsung, kecuali ada rambu rambunya.

UU Nomor 22 Tahun 2009, pasal 112:(3) menjelaskan bahwa : Pada persimpangan jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi Kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh Rambu Lalu Lintas atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas.