wahai Mariana Deden
postermu ada di lingkup kota bandungku
biru dengan jambul yang sedikit mencolok
semoga engkau mampu suarakan aspirasi akar rumput
juga kaum berdasi
.
wahai Mariana Deden
kenapa nggak ada visi misi dalam poster biru
bukankah itu yang kami tunggu
bukankah itu yang kelak akan bawa perubahan buat kami yang gope an
.
Napas bumi mengalir dari sungai cikapundung yang tak pernah pundung
deru motor berlalu dikegelapan malam
menempelkan aneka wajah bertebaran
buat ku bingung
temanku
bapaku
bingung memilih.. dia, engkau atau Mariana

Siapa yaMD, sampai dibuat puisi segala, sampai aku ngetik keywordnya di google. Jgn2 ini juru kampanyenya juga, ikutan dunk, khan lumayan, he3…
salam kenal …
hahahahaha…
nice blog. aku nyasar kesini nih.
mari berteman ^^
btw, main2 ke blog happy ya. n jangan lupa komen. makasi.
yang jelas dia bukan banci kan bos heheheh
Membuat saya ingin menuliskan beberapa baris kata..
Aku lihat kesini
Aku lihat kesana
Dirimu hadir setiap saat..
Wajahmu nan kaku
Dengan hidung sedikit mengembang
Merusak wajah kota ku
Siapakah gerangan dikau, wahai Mariana Deden?
mamah empus mirip mariana deden yah,a?hihi