Benih Hangat Yang Perlahan Tumbuh

Arus informasi banyak dikuasai oleh hedonis juara. Hal itu bikin dunia begitu boring. Perang ideologi yang semakin ga menarik buat disimak. Islam2 yang gak ngikutin Rosulullah SAW. Barat2 yang over parno. Alay2 yang tersesat di dalem satu puzzle buatan orang lain.

Manusia yang dipuja puja, lingkungan hidup yang jadi anak tiri ke 98.

HEHEHEHEHEHEHEHE seperti halnya aing bukan PKS, bukan HT, bukan IKHWANUL, bukan NU, bukan PKI, bukan KEDUA PIHAK BERSENGKETA, bukan Agensi United States, bukan Agensi ISIS, meskipun suka beberapa produk Korea yang alami.

Mereka yang me-reset dunia adalah orang orang non blok yang saling gak ber afiliasi namun sama sama ingin kebaikan buat seluruh makhluk. Keadilan buat lingkungan, buat manusia, buat segala sedih yang bisa dirangkul dibikin kembali optimis kembali positif untuk ngejalani hidupnya.

Terakhir kali aku inget debat bisa nyembuhin dunia itu ketika aku masih nihil. Debat ibarat gula manis buatan yang penuh pengawet :|

aing ISLAM. islam yang islam itu. islam ya islam aja. kalo dengan bendera dunia bisa lebih adem mari kita bawa bendera tiap pergi ke sekola.

salut dengan orang orang yang ketika orang lain sibuk debat, tuduh, propaganda, dia bikin karya sejuta pohon sendirian tanpa butuh banyak liputan. dia yang sendiri ke pelosok tanpa keluh mengajarkan ilmu pengetahuan. DIA yang tanpa membeda beda selalu berbuat kebaikan, bersahabat, menyenangkan. Tegas, cerdik, selalu ada di koridor kebenaran. DIA yang meringankan tiap sekitar yang kebetulan berderita. DIA yang mulai dilupakan keagungan akhlaknya sebagai contoh.

Ketika alim telah mengkotak kotakan umat. Cerca lebih disuka dari rangkul.

Kulihat harimau mati, anak manusia kurus kerontang kurang gizi, watak watak penduduk yang semakin hobi merecoki tentram kondisi, meliciki kesepakatan untuk hal baik, empati yang nggak ada di garis ultra harta.

dengan nurani yang ada di milyaran hati yang terpisah jauhnya, benih benih kebaikan tumbuh, menjadi sebuah perasaan hangat, tersebar seperti benih bunga udara musim semi belahan jauh khatulistiwa.

We Need Unnoticed Reset

Dunia harus secepatnya direset. RESET PARADIGMA DUNIA. SANGAT ACAK. SANGAT ACAK. Terlalu jenuh gini gini aja. Terlalu ikut arus dari para puppeteers yang tujuan hatinya masih dipertanyakan.

Semua ikut melodi nyanyian seragam dari para badut. Ya, ikuti cara pandang ini ikuti cara pandang itu mari jadi pasukan bebek. Bukankah bebek itu elok :D

Dan bahkan pulau ibiza pun kelak menjadi buih pecahan atom entah apa ujud apa hanya bagian bagian penyusun tak bernilai.

Lebih Terbuka, Produktif, dan Edukatif. Internet Positif Bagi Anak Dan Remaja

Internet berpengaruh sangat banyak bagi kehidupan. Terutama terhadap arus masuk informasi. Tak terhingga banyaknya informasi yang bisa kita dapat dari internet. Mulai dari informasi yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, hingga konten palsu dan konten pancingan yang bisa berujung kepada kejahatan.

2014, 14 tahun setelah milenium informasi dimulai. Gadget pengakses internet menjadi hal yang sangat murah seperti kacang goreng. Dalam satu keluarga yang terdiri dari 4 orang, seringkali kita jumpai ke empatnya memiliki gadget yang bisa akses internet. Bahkan seringkali satu orang memiliki lebih dari satu gadget. Termasuk anak anak dan remaja. Jaman sekarang, bahkan anak belum sekolah sudah memiliki gadget yang biasa dia akses untuk game, dan bisa dipakai untuk buka internet.

Akibatnya apa, seringkali di usia dini, generasi yang lahir di milenium ini tahu, dan membuka banyak informasi yang tidak sesuai dengan umurnya. Tidak setiap orang tua memasang aplikasi filtrasi internet di gadget anaknya. Dan jaman sekarang, cara cara unblock filtrasi sudah menyebar banyak. Sehingga filtrasi bukan lagi benteng utama perlindungan anak dari keburukan internet.

Begitupun para remaja. Banyak berita remaja melakukan dan bahkan merekam perbuatan perbuatan yang seharusnya mereka lakukan setelah nikah, dan tersebar video nya di internet. Belum lagi para abg yang tertipu kenalan yang didapatnya dari internet. Bisa jadi harta, kehormatan, bahkan jiwa yang terenggut.

Yang akhirnya, orang tua nya juga lah yang harus menanggung akibat akibat buruk dari internet bagi anaknya. Seringkali karena orang tua ini tak tahu anaknya berurusan, atau terpengaruh dengan hal macam apa di internet. Bisa karena orang tuanya tidak mempedulikan isi konten yang dibuka anaknya, bisa juga karena anaknya sembunyi sembunyi mengakses konten negatif karena orang tuanya terlalu galak dan menakutkan jika tahu apa yang dia buka.

Pendekatan tradisional seperti larangan keras, menakut nakuti, memarahi anak ketika tahu anak tersebut mengakses konten negatif hanya akan memperburuk keadaan. Untuk anak anak yang memang bawaannya penurut atau tidak cari cari masalah, mungkin cara ini wajar. TAPI LIHAT, kebanyakan yang kena kasus negatif, bencana, akibat internet itu anak anak yang tidak nurut, dan memang senang mencoba dan menikmati tantangan. Tidak bisa dipungkiri, banyak anak anak maupun remaja berkepribadian seperti ini. Adegan mesum anak smp, disekapnya anak sma karena ditipu kenalannya di internet, adegan kekerasan remaja geng motor abg, kasus kasus pencabulan akibat terlalu banyak menonton video porno, hilang keperawanan akibat hamil diluar nikah setelah nonton video porno,,,, Anak anak dan remaja seperti ini nyata adanya, dan banyak.

Karena itu, bagi para orang tua, ada baiknya mencoba cara yang lebih terbuka, lebih bersahabat, dan lebih edukatif, dalam memberikan pelajaran moral bagi anak anaknya di era informasi seperti ini.

Mulailah untuk mengajak bicara anak Anda dengan lebih terbuka, tentang hal hal apa saja yang ia temui di internet. Ketika dia mengemukakan hal yang Anda tahu itu buruk, atau sangat kasar dan negatif, bahkan memalukan,, cobalah untuk tetap mendengarkannya, tanpa tiba tiba membentak atau mengasarinya. Bagi orang tua remaja putri, cobalah lebih terbuka dengarkan cerita anak tanpa menjustifikasinya. Pahami kebutuhan emosionalnya. Seringkali remaja putri tertipu rayuan maut buaya penikmat fisik, karena di rumah kebutuhan emosionalnya tidak terpenuhi. Pahami juga bahwa kebutuhan anak itu tidak sekedar keamanan dan jaminan kebutuhan primer, tapi juga kebutuhan emosional seperti kepercayaan diri, rasa petualangan, rasa ingin menikmati tantangan, dsb.

Lalu coba arahkan secara perlahan. Beritahu fakta, dan akibat yang bisa terjadi dari hal hal negatif di internet, kepada anak, tanpa kepura puraan, tanpa paksaaan, dan tanpa dilebih lebihkan. Jadikan lingkungan keluarga sebagai tempat terbuka yang aman dan nyaman bagi anak untuk mengutarakan segala cerita, dan bagi orang tua untuk memberi solusi. Anak pun akan cenderung mendengarkan seseorang yang telah terlebih dahulu menghargai kebutuhan emosional nya.

www.internetsehat.id

Menatap Bandung Ketika di Dunia

Ketika berada di dunia, akhir akhir ini hobiku adalah menatap kota Bandung. Melihat bentuk cekungan Bandung, rumah rumah yang berpadu pepohonan. Gedung gedung yang mulai muncul satu demi satu mewarnai bentuk horizon.

Tiap gunung yang berdiri hijau, tiap genting rumah yang seringkali warnanya oranye menghitam, tiap pergerakan manusia dari kejauhan, warna langit mendung sore, mengingatkanku bahwa ini bukan tempat sebenarnya, bahwa kelak aku akan kembali ke kehidupan yang sebenar benarnya.

Apa yang telah kupersiapkan untuk keberangkatan ke dunia selanjutnya. Dunia yang ini memperlihatkan begitu banyak pesona semu yang terasa benar benar nyata. Wanita, Harta, Tahta.

Ahh ya sepertinya aku terlalu dingin di sekolah. Hanya memikirkan konsenan pribadi. Bahkan sudah setaun lebih disana, masih belum hafal nama nama orangnya.

Taukah kau, ITB yang dulu aku banggakan, ketika aku mati nanti mungkin tidak ada porsinya sama sekali. Yang ada adalah porsi tanggung jawab dari waktu dari amanat. ITB yang selama ini aku cemaskan, hanya sebuah bangunan yang awalnya, bahkan selama milyaran tahun tidak eksis di alam raya. Hidup di dunia yang sekarang lebih masalah pengelolaan sikap, akhlak dan keadaan hati.

Manusia gagal, Manusia bangkit, Jadi lebih baik. Infinite LOOP.

Kalau Mau Kuasai Dunia Ga Usah Bawa Bawa Bendera

Bendera cuma bikin perpecahan, kecemburuan, sinisme golongan, kesombongan. Cukuplah berbuat sebanyak mungkin kebaikan, berlomba dalam kebaikan dan akhlak baik. Nanti dunia juga tau keyakinan kamu apa.

Islam ga cuma fikih. Islam itu ngikuti akhlak Nabi Muhammad SAW. Yeah, Nabi Muhammad SAW bukan orang sinis yang kerjaannya ngehina golongan lain. Nabi Muhammad SAW juga bukan orang yang ngasih aura ancaman ketika bertemu orang lain. Tapi kasih sayang, keluhuran budi, kebahagiaan, bagi orang orang yang bertemunya.

Kita Butuh Reset Yang Menenangkan

Sepertinya, dunia harus dibolak balikan, semua sudah terlalu usang untuk dilihat, terlalu mainstream sehingga nggak rame. Semua hanya ribut masalah paranoia terhadap para extrimis, tanpa bicara tentang kejahatan kejahatan dasar yang merajalela seperti kesewenang wenangan manusia dalam penggunaan kekuatan dan kekuasaan kecilnya.

Dunia ini bukan hanya untuk ISIS dan presiden baru. Terlalu mainstream obrolan kita disini. FPI, mengapa kita selalu membahasnya. Ahh,, yang kuingat kecelakan terus terjadi di tanah indah ini dan seperti tidak apa apa. Padahal setauku, satu orang saja melayang nyawa tidak normal, itu bencana nasional. Dan harus jadi zero. HAHAHAHAHAHAHAHAA yaaaa,, sebuah negara dimana angka kematian akibat kriminal dan kecelakaan hanya jadi pajangan jalan tol dan papan pengumuman kantor polisi.

Kapan ada dari kita melakukan preventif super maksimal, NOL harusnya orang Indonesia mati lagi gak wajar. Kita bisa membuat NOL kelaparan, NOL kecelakaan, NOL meninggal terlambat pengobatan, NOL meninggal akibat kriminal.

HEEI kalian yang terlalu berpikiran mainstream mengikuti panduan panduan dari para pengarah.

Beranikah kalian hidup membela ideal tertinggi, nilai kebenaran nurani. Beranikah kalian memperjuangkan hal hal baik. Setidaknya memulai.

Menikmati Rave Party Gagal di Pulau Payung : September 2012

Sunrise Pulau Payung

Ketika Sunrise Tiba

Tulisan ini dibuat sekedar untuk mengenang acara music party di pulau Payung pada bulan September 2012 lalu. Untuk nostalgia bagi para peserta & panitia acara yang sempat heboh itu :D Dan saya yakin, teman2 peserta dan panitia pun pasti masih ingat jelas gimana seru suka duka acara tersebut.

Suasana Pagi di Pulau Payung

Sampai saat ini pun saya masih mengingat beberapa nama yang sering disebut di acara itu, dan beberapa teman baru yang saya jumpai disana.

Acara ini merupakan acara yang terselenggara atas kerjasama sebuah komunitas musik EDM bandung, dengan sebuah censored travel agent.

Melibatkan banyak musisi, dan talent EDM yang siap sedia untuk menggebrak acara dengan hentakan dan beat musik genre electronic dance. Beberapa peserta dari organisasi sosial, organisasi otomotif, serta para penggemar musik EDM.

Tiket yang saya beli waktu itu, tiket yang harga 350rb an. Masih inget dulu ketemuan transaksi tiket ama seorang MC yang cukup kondang di Bandung, di sekitaran NHII setiabudi Bandung. Kebetulan dia termasuk penggagas acara ini juga. Dia salah satu yang mempublikasikan acara ini ke para peserta, musisi dan talent. Pergaulannya amat luas.

Singkat cerita, 1 September 2012 jam 8 pagi kami nunggu bus bus dateng, di Sabuga ITB. Panitia terlihat mendata para peserta, talent, juga barang2 untuk acara di pulau Payung. Rencana acara dimulai jam 4 sore 1 September 2012. Peserta & talent dari Jakarta akan langsung berangkat ke pulau dari Jakarta via Muara Angke, sementara peserta & talent dari Bandung, pergi naik bis dahulu dari Sabuga. Dan ternyata, kami baru pergi jam 2 siang dari Bandung. Seharusnya jika mengikuti jadwal, jam 3 siang ini kami sudah sampai di pulau Payung :p Ada sekitar 5 bis dari Bandung

Nunggu Bus di Sabuga

Nunggu Bus Datang di Sabuga

Suasana di Bus

Suasana di Bus

Sampai di pelabuhan Muara Angke, sekitar jam 5 sore, bau bau ikan tercium pekat. Kami turun dari bus, bawa barang masing, dan beberapa masyarakat terlihat menonton beberapa dari kami, terutama para wanita yang pakaiannya mungkin rada rada Hollywood, dan memang banyak model juga. Mungkin beberapa dari teman teman adalah mereka yang jadi tontonan bak bidadari itu :p

Sampai di Muara Angke

Sampai di Muara Angke

Nunggu di Muara Angke lama banget, sekitar jam 19.30 satu gelombang peserta, panitia & barang naik kapal laut berangkat ke pulau Payung. Sementara kami yang gelombang ke 2 baru berangkat jam 22.30 malam. Ini sudah telat sekitar 8 jam dari jadwal. Harusnya jam segini kami semua udah berjingkrak asik di pulau Payung menikmati musik yang sedari sore seharusnya diputar.

Nunggu Pemberangkatan Perahu Muara Angke

Nunggu Pemberangkatan

Kapal Kayu di Muara Angke

Perahu Sudah Datang

Kami naik kapal kayu bermotor. Tingkat 2. Malam di perairan jakarta begitu sunyi. Seiring berangkat dari dermaga, Jakarta Utara terlihat begitu gemerlap, lalu perlahan lahan mengecil menjadi garis terang. Ditemani bulan dan laut yang tenang, beberapa mencoba usir kejenuhan dengan duduk duduk di pinggiran menatap langit, berkenalan, bercerita. Para talent, musisi dan peserta berbaur.

Pemandangan Teluk Jakarta

Mulai Bersauh Dari Jakarta

Tidur di Perahu

Letih, Tidur Ala Ikan Pindang di Perahu

Dan,, akhirnya jam 1:00 tanggal 2 September 2014, gelombang ke 2 ini baru sampai di pulau Payung. Yang ternyata disana,,,, belum siap apa apa. Namun terlihat sudah begitu ramai. Tidak hanya 2 gelombang yang naik kapal kayu bermotor saja yang sudah sampai. Rombongan jakarta, dan dari organisasi2 pun sudah sampai duluan.

Tidak ada tempat menginap, maka saya putuskan menghabiskan malam di pasir pantai bersama teman2 baru. Banyak dari peserta pergi ke pantai juga untuk menikmati suasana dini hari. Pantai berpasir putih. Dengan laut diameter 50 meteran yang dikelilingi pulau tipis lebar 2 meter an. Seperti atol. Kolam renang alami air asin yang terjaga dari ombak laut lepas.

Atol Pulau Payung Malam Hari

Pulau Payung Malam Hari

Menjelang jam 3, terdengar panitia dimarahi oleh para peserta, termasuk para peserta senior yang bikin gentar kalau melihat gebrakannya. Jelas kami marah, karena 10 jam acara yang seharusnya telah berjalan, tidak berjalan. Akhirnya dengan sound system seadanya jam 3:00 musik dimulai. Banyak sekali musisi dan talent yang akhirnya tidak kebagian tampil. Namun daripada tidak sama sekali, kami pun menikmati musik yang diputar sambil melepas kekecewaan.

Rave Party di Pulau Payung

Ngaret 10 Jam. Dimulai Juga Akhirnya, Seadanya

Sunrise tiba, musik masih menghentak, pemandangan pulau Payung begitu indah tak banyak dijamah. Di laut yang dikelilingi pulau tipis ini, kami bermain air, berenang, menikmati musik, sambil mengabadikan momen demi momen. Acara boleh gagal, tapi keindahan pantai, dan keriuhan peserta yang antusias menikmati pantai, membuat suasana asik. Ditambah jarak pantai ke tempat musik dimainkan paling hanya 10 – 20 meter.

Uniknya Pulau Payung

Uniknya Pantai Pulau Payung sisi ini, lautnya dikelilingi pulau tipis sehingga bentuknya kayak kolam renang air asin alami

Kolam renang air asin alami pulau payung

Selfie Dikit. Yang dibelakang, dataran tipis yang mengelilingi laut. Kolam renang air asin alami

Menikmati Pantai & Atol Pulau Payung

Menikmati Pantai Pulau Payung

Rave Party Pagi di Pulau Payung

Musik Terus Berjalan

Menikmati Sunrise di Pulau Payung

Enjoy Pasir Putih

Siangnya, kami mensidang panitia utama, terutama seorang panitia dari travel agent. Ternyata uang hasil pendaftaran, tidak akan cukup untuk pulang. Terlebih hal hal yang dijanjikan di acara ternyata tidak ada. Sekitar puluhan peserta termasuk juga peserta senior, melingkari panitia tersebut. Beberapa ada yang mengumpat kasar, mengancam dan menyarankan membawa panitia dari travel agent tersebut ke kantor polisi. Beberapa minta untuk menyita barang barang bawaannya. Masih sangat jelas tergambar bagaimana ekspresi teman teman semua disana. Mirip adegan sinetron.

Sidang Dadakan di Pulau Payung

Sidang Dadakan

Beberapa peserta senior pun pulang duluan menyewa perahu. Kami yang masih di sini memanfaatkan waktu sambil foto foto suasana pulau. Yang lain mencari cara bagaimana agar bisa pulang kembali minimal sampai pelabuhan Muara Angke. Karena dana di panitia ternyata sudah tidak ada, dan rencana pemulangan pun tidak ada.

Dermaga Pulau Payung

Dermaga Pulau Payung

Akhirnya jam sekitar jam 15:00 2 September 2012, kami ( para peserta & talent ) menyewa dua buah perahu untuk pergi ke pulau terdekat yaitu pulau Tidung. Karena di pulau Tidung ada perahu besar yang rutin ke Muara Angke.

Penangkaran Hiu Pulau Payung

Ngantri Masuk Perahu, Sambil Liat Penangkaran Hiu

Perahu dari Pulau Payung ke Pulau Tidung

Kembali Desak desakan di perahu yang sewa patungan.

Tak bisa berlama lama di pulau Tidung karena perahu besar yang akan kami naiki ternyata sudah perahu terakhir. Jadi kalau ketika itu kami telat, mungkin kami harus nambah 1 malam lagi di Tidung. Dalam keadaan ongkos pas pasan ( buat sebagian orang termasuk saya :D ). Akhirnya semua diangkut satu perahu kayu besar itu. Tingkat dua perahunya. Mirip mirip perahu pas berangkat, tapi lebih besar.

Suasana kepulangan kembali ke Muara Angke, 180 derajat dari suasana kepergian. Langit mendung, ombak besar, kapal bergoyang hebat kiri kanan begitu oleng. Ekspresi sudah tak beraturan. Bak ikan pindang yang mabuk laut. Yang model model terlihat lusuh make up nya. Yang lainnya tertidur tak beraturan.

Alhamdulillah magrib kami tiba kembali di Muara Angke. Yang balik ke Jakarta, langsung menyewa bus dalam kota dan taksi. Yang ikut agensi model, balik bersama sama agensinya. Dan yang terlunta lunta, akhirnya mengontak dan menyewa bus pakai uang sendiri untuk kembali ke Bandung.

Kadang Dunia Harus Disembuhkan

Kadang dunia harus disembuhkan ketika dia sakit. Lalu apa ciri dari sakitnya dunia. Banyak sekali cirinya. Kemerosotan akhlak pastinya. Namun yang dapat terasa langsung adalah semakin tidak pedulinya manusia kepada penderitaan manusia lainnya. Semakin egois manusia, semakin tak empati manusia. Mungkin semua itu dikarenakan lupanya mereka dari tujuan hidupnya.

Malangnya, banyak sistem dan kekuasaan dikuasi oleh mereka yang mungkin kurang empati kepada manusia lain sehingga terjadi ketimpangan penderitaan yang begitu besar.

Beberapa hal jelas perlu di overcome. Terlalu seragam. Semua dipaksa secara halus agar seragam sama bling bling gemerlap keseragaman bawah sadar.

Tips Bertahan Hidup Dengan Nasi Isi Atau Buras

Nasi isi atau buras biasanya bentuknya kayak lontong tapi besarnya diameter 6cm x 15cm an, isinnya daging, wortel, kentang, sayur, dsb. Dibungkus daun pisang.

Untuk bertahan hidup dengan nasi isi atau buras selama 2 – 3 hari dibutuhkan kulkas untuk menyimpan buras tersebut. Untuk menghangatkan buras setelah keluar dari kulkas, bisa dengan dikukus, ataupun direnam di air panas dengan terlebih dahulu dimasukkan ke plastik.

Sebenarnya prospek pengembangan nasi isi atau buras ini cukup bagus karena merupakan makanan tradisional cepat saji yang sejajar bahkan mungkin bisa lebih bergizi daripada burger atau sandwich. Cuma mungkin teknologinya belum dikembangkan.

Fiksi nya : Di jaman pendudukan Indonesia oleh Belanda dulu, nasi isi atau buras biasa dijadikan bekal oleh para pejuang yang sedang menyamar jadi pegawai Belanda ( mata mata Indonesia ). Kemudian atasan mereka tertarik untuk mencobanya, dan ternyata ketagihan. Semenjak itu orang orang Belanda menjadi lebih respek ke orang Indonesia karena kedamaian yang ditimbulkan nasi isi atau buras ini.

 

Jatuhnya Pesawat Wisata Luar Angkasa Virgin Galactic

Pesawat Wisata Luar Angkasa Virgin Galactic MeledakHari ini pesawat wisata luar angkasa SpaceShipTwo dari Virgin Galactic jatuh di sekitar padang pasir California , Amerika Serikat.

Salahsatu bagian dari usaha manusia untuk nembus batas batas langit. Salah satu bentuk usaha manusia untuk menggali potensi perjalanan luar angkasa. Salah satu impian, rencana dan tindakan nyata, yang mungkin belum terlalu mainstream untuk dilakukan satu perusahaan komersil.

Virgin Galactic adalah pelopor penerbangan komersil luar angkasa yang benar benar membuat pesawat luar angkasa dan menerbangkannya. Bukan investasi yang asal asalan, sebuah keputusan eksekusi bisnis yang berani, walaupun niatnya sih gak tau juga atas dasar apa. Ada banyak niat yang bisa menggerakan seseorang memulai hal yang spektakuler untuk ukuran dasawarsa ini.

Setelah sebelumnya 3 hari yang lalu roket Antares yang membawa suplai untuk stasiun luar angkasa internasional ( ISS ) diledakkan setelah meluncur.

Perjalanan upaya manusia untuk menembus ujung ujung langit, masih panjang. Dengan adanya kerikil kerikil di perjalanan, menunjukan bahwa untuk menggapai hal besar yang menyangkut nyawa, diperlukan ke ekstra ketelitian dalam perhitungan, keamanan, percobaan, dsb. Jauh lah perbandingan kesalahan Virgin Galactic dengan kecelakaan2 di Indonesia yang jelas2 tindakan preventifnya sangat minim, yang METAFOR nya mah selalu tunggu 1000 korban baru bikin satu meter pager. ( Awas nih jangan jadiin kata2 ini bahan buat giring penulis ke penghakiman UU informatika. Jaman sekarang kan dikit2 ada metafor rada sarkas langsung main palu. Justru sadarlah wahai para pelapor, sarkasme buat Anda itu  kritikan membangun yang kalau hal itu benar2 Anda perbaiki, insyaAllah bikin yang Anda perjuangin jadi lebih baik. )

Virgin Galactic adalah perusahaan komersil dari Inggris yang membidangi wisata luar angkasa. Masih merupakan bagian dari Virgin Group, modal ventura multinasional asal Inggris yang menaungi beragam perusahaan komersil di berbagai bidang seperti perbankan, travel, video games, internet, kosmetik, perhiasan hingga penerbangan komersil luar angkasa.